Cara Memasang Batu Alam yang Benar Agar Tahan Lama

Cara Memasang Batu Alam yang Benar – Batu alam merupakan salah satu material pembuatan bangunan yang akhir-akhir ini menjadi trend, karena bisa membuat tampilan bangunan menjadi lebih mewah dan indah. Namun, indah atau tidaknya batu alam yang diaplikasikan pada salah satu elemen bangunan, tergantung pada proses pemasangannya. Sekalipun menggunakan batu alam terbaik dengan harga yang menjulang tinggi, tetapi jika proses pemasangannya kurang memenuhi prosedur maka hasilnya akan sia-sia.

Tetapi tidak perlu khawatir, karena showroom batu alam biasanya menyediakan jasa tukang yang ahli pada masing-masing jenis pemasangan. Biaya jasa tukang sudah dihitung dalam biaya pembelian batu alam permeternya. Mahal atau tidaknya harga batu alam tergantung pada jenis batu dan pola pemasangan yang diinginkan.

Proses pemasangan batu alam sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pemasangan dinding batu bata. Campuran spesinya pun sama, yaitu 1:3 (semen:pasir). Bedanya, pemasangan batu alam tidak bisa dilakukan oleh sembarang tukang karena pengerjaannya harus dilakukan dengan telaten dan membutuhkan keahlian khusus. Selain itu, yang dikedepankan dalam pemasangan batu alam ialah nilai estetika dan kerapian, bukan kecepatannya.

Cara Memasang Batu Alam Berdasarkan Pola Pemasangannya

Berikut akan kami sajikan cara memasang batu alam secara lengkap agar Anda bisa mendapatkan hasil pemasangan yang Anda inginkan.

1. Pemasangan Biasa

cara memasang batu alam
cara memasang batu alam – pemasangan biasa

Pemasangan biasa umumnya dilakukan pada bidang vertikal atau horizontal seperti dinding, pagar, tilar, lantai dan lain-lain. Pemasangannya pun sama seperti pemasangan keramik. Berikut alat dan bahan serta langkah-langkah pengerjaan pemasangan batu alam pada bidang vertikal.

  • Alat dan bahan
    • Batu alam
    • Semen
    • Palu
    • Benang
    • Sendok semen
    • Paku bobok
    • Pasir
    • Air
    • Paku
    • Ember
    • Kawat bendrat
    • Alat pemotong batu (gerinda)
  • Langkah-langkah pengerjaan
    • Siapkan alat dan bahan dengan lengkap. Khusus untuk batu alam, sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dipasang agar debu yang menempel pada batu alam hilang, sehingga daya lekatnya semakin tinggi.
    • Bobok dinding atau bidang yang sudah diplester dengan menggunakan paku bobok. Pelubangan ada dua jenis, yaitu plesteran dibobok dan dinding dilukai atau dikeprek.
    • Tarik benang untuk bidang yang akan dipasang batu alam. Ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan akhir bidang tersebut. Buat siku-siku hingga bertemu satu dengan lainnya.
    • Agar pemasangannya maksimal, seragamkan ukuran batu alam. Jika berbeda, batu alam bisa dikelompokkan berdasarkan lebar dan panjangnya. Jika memungkinkan, sebaiknya ukuran batu alam diseragamkan dengan cara digerinda menggunakan alat. Tujuannya agar nat pemasangan batu alam rapi dan teratur.
    • Siapkan adonan atau spesi. Adonan dan spesi yang dibuat dengan perbandingan 1:3 (semen:pasar) untuk bidang yang sudah diplester. Sementara untuk bidang yang belum diplester perbandingannya 1:4 (semen:pasir).
    • Aplikasikan batu alam pada bidang yang telah diberi perlakuan sebelumnya. Agar daya lekatnya lebih kuat, spesi ditempelkan pada batu alam dan bidangnya dengan perbandingan 50:50. Pemasangan dilakukan dari bidang bawah ke bidang atas.

2. Pemasangan Susun Sirih

cara memasang batu alam
cara memasang batu alam – pemasangan susun sirih

Pemasangan susun sirih berbeda dengan pemasangan biasa. Prosesnya harus dilakukan oleh tukang yang ahli karena memerlukan keterampilan dan pengalaman. Berikut akan kami sajikan cara memasang batu alam dengan pola susun sirih agar Anda bisa mendapatkan hasil pemasangan yang Anda inginkan.

  • Alat dan bahan
    • Batu alam
    • Palu
    • Paku
    • Ember
    • Kayu
    • Kawat bendrat
    • Pasir
    • Air
    • Benang
    • Sendok semen
    • Ijuk atau sapu ijuk
    • Semen biasa atau semen khusus
  • Langkah-langkah pengerjaan
    • Siapkan alat dan batu alam. Sebelumnya batu alam yang akan dipasang dicuci hingga tidak berdebu. Karena batu alam yang berdebu akan sulit untuk menempel pada bidang.
    • Bobok dinding atau bidang yang sudah diplester dengan menggunakan paku bobok. Pembobokan ada dua macam, yaitu plesteran dibobok dan dinding dilukai atau dikeprek.
    • Tarik benang untuk bidang yang akan dipasang batu alam. Ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan akhir pada bidang tersebut. Buat siku-siku hingga bertemu satu sama lain.
    • Agar pemasangan maksimal, seragamkan ukuran batu. Jika berbeda, batu alam bisa dikelompokkan berdasarkan lebar dan panjangnya. Jika memungkinkan, sebaiknya ukuran batu alam diseragamkan dengan cara digerinda menggunakan alat. Tujuannya agar nat pemasangan batu alam rapi dan teratur.
    • Siapkan adonan atau spesi. Adonan atau spesi dibuat dengan perbandingan 1:3 (semen:pasir) untuk bidang yang sudah diplester. Sementara untuk bidang yang belum diplester, perbandingannya 1:4 (semen:pasir). Jika biaya memungkinkan maka menggunakan semen khusus.
    • Susun batu sebanyak 3-5 lapis.
    • Masukkan spesi di belakangnya. Begitu seterusnya. Pemasangan dilakukan dari bawah ke atas.
    • Agar pemasangannya rapi, ratakan dengan menggunakan kayu. Penggunaan kayu dapat berfungi untuk membuat susunan batu alam tampak lebih rapi dan teratur.

3. Pemasangan Koral Sikat

cara memasang batu alam
cara memasang batu alam – pemasangan koral sikat

Pemasangan koral sikat biasanya dilakukan pada bidang vertikal atau horizontal. Namun, sebagian besar dilakukan pada bidang horizontal seperti lantai carport, trotoar, lantai tangga, lintasan pad ataman, dan lain-lain. Untuk bidang vertikal umumnya dilakukan pada dinding dan pagar, itu pun untuk pemanis saja.

Berikut disajikan alat dan bahan serta langkah-langkah pemasangan koral sikat.

  • Alat dan bahan
    • Batu koral sikat
    • Semen
    • Palu
    • Paku
    • Ember
    • Sikat kawat
    • Pasir
    • Air
    • Benang
    • Sendok semen
    • Ijuk atau sapu ijuk
  • Langkah-langkah pengerjaan
    • Siapkan alat dan bahan. Sebaiknya cuci batu koral terlebih dahulu sebelum dipasang. Tujuannya agar debu yang menempel pada batu hilang, sehingga daya lekatnya semakin tinggi.
    • Padatkan lahan, jika perlu ditambahkan pasir agar lebih rata lagi. Atur ketinggian lantai kerja dengan lantai pijakan. Lantai yang diratakan harus lebih rendah, misalkan lebih rendah 14 cm dari lantai pijakan. Ketinggian ini untuk lantai kerja 5 cm, lantai koral sikat 4 cm, dan sisanya 5 cm untuk jarak antara koral sikat dengan lantai pijakan.
    • Buat lantai dasar atau lantai kerja. Pembuatan lantai dasar dapat dilakukan dengan membuat tulangan dari besi 40 cm, kemudian dicor beton. Tunggu hingga 2 hari.
    • Siapkan adonan atau acian. Adonan dibuat dengan perbandingan 1:3 (semen:pasir), kemudian “digelar” dan diratakan sesuai dengan bidang yang telah direncanakan.
    • Taburkan batu koral secara merata dan rapat, kemudian ratakan hingga terpendam. 
    • Taburkan bubuk semen pada lapisan batu. Tujuannya agar cepat kering dan tinggi daya lekatnya.
    • Diamkan selama 20 menit, hingga setengah kering.
    • Sikat koral secara perlahan-lahan menggunakan sikat kawat khusus. Tujuannya agar adonan atau spesi terangkat sebagian.
    • Setelah terlihat ¾ batu, penyikatan dihentikan.
    • Tunggu hingga kering, kemudian lakukan penyikatan yang kedua dengan menggunakan ijuk atau sapu ijuk. Tujuannya agar batu bersih dari adonan atau spesi.

Itulah cara memasang batu alam yang benar berdasarkan pola pemasangannya. Untuk semua jenis pola pemasangan, tetap harus dilakukan proses coating agar batu alam yang diaplikasikan semakin tahan lama dan tidak mudah ditumbuhi jamur dan lumut. Semoga bermanfaat! 🙂

Baca juga :

Kreasi Batu Alam untuk Desain Ruang Keluarga

Finishing Batu Alam & Permasalahan Seputar Batu Alam

7 Inspirasi Desain Taman Batu Alam Penyejuk Halaman Rumah Terbaik

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

Related Post

2 thoughts on “Cara Memasang Batu Alam yang Benar Agar Tahan Lama

  1. Tika says:

    Kalau mau lihat daftar harga batunya dmn ya mas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *