Pilar & Gapura Batu Alam Menyempurnakan Tampilan Eksterior Rumah

Gapura Batu Alam – Pilar dan gapura merupakan bagian rumah yang keberadaannya cukup perlu untuk diperhatikan. Pilar merupakan bagian yang hampir dimiliki oleh semua orang, karena berfungsi sebagai penyangga bangunan. Sedangkan gapura hanya dimiliki oleh sebagian kecil rumah atau bangunan, terutama apabila anda tinggal di daerah Bali. Hampir semua rumah di Bali biasanya menggunakan gapura.

 – Pilar Batu Alam –

Pilar adalah tiang tegak lurus yang menyangga balok kayu, atap, maupun struktur berat lainnya. Bangunan berlantai satu atau dua membutuhkan pilar sebagai penguat struktur bangunan secara keseluruhan.

Membuat pilar pada sebuah bangunan rumah hendaknya disesuaikan dengan prosedur yang sudah baku, misalnya diameter besinya atau kekuatan betonnya. Setelah sesuai, kemudian pikirkan rancangan dari sisi estetis.

Banyak cara yang dapat dilakukan agar tampilan pilar menarik. Caranya, aplikasikan beberapa material seperti keramik, marmer, batu alam, hingga cat. Namun, finishing untuk mempercantik pilar hendaknya disesuaikan dengan tema bangunan.

Menguatkan Bidang

gapura batu alam
pilar batu alam – menguatkan bidang

Saat ini fungsi pilar tak hanya menyangga bangunan, tetapi juga berfungsi sebagai penambah nilai estetika bagi sebuah bangunan. Munculnya  produk cat dekoratif yang dapat menciptakan bermacam-macam pola membuat pilar dapat dikreasikan sesuai dengan selera masing-masing individu.

Selain itu, penampilan pilar juga dapat dipercantik dengan finishing batu alam, misalnya pilar pada rumah etnik. Apalagi dengan batu konglomerat (satu kelompok dengan batu baligreen) yang disusun secara acak mesin membuat tampilan pilar tampak kokoh. Pilar yang berdiri kokoh tersebut layaknya bangunan benteng. Agar pada saat malam hari pilar yang kokoh tetap menjadi sorotan di bagian depan rumah maka di bawah pilar ditambahkan lampu sorot.

Melindungi Sekaligus Mempercantik

gapura batu alam
pilar batu alam – melindungi sekaligus mempercantik

Kini jarang pengguna pilar berbahan kayu. Selain karena langka dan mahal, material pengganti pun banyak bermunculan. Namun, opini tersebut tidak berlaku pada salah satu rumah di Bogor ini. Pilar yang menyangga atap kayu rumah makan ini berpijak pada fondasi berlapiskan batu bronjol. Selain untuk mempercantik tampilan pijar, fondasi batu bronjol yang tingginya 60 cm dari permukaan tanah tersebut berfungsi untuk mencegah kayu terkena percikan air hujan. Agar tampilannya lebih ciamik, batu bronjol diberi lapisan coating glossy.

Diselimuti Andesit

gapura batu alam
pilar batu alam – diselimuti andesit

Pilar ini sebenarnya sama fungsinya dengan pilar kayu yang menyangga atap, tetapi setengah bagiannya berlapis batu. Hal ini berfungsi untuk mempercantik tampilan sekaligus melindungi kayu dari percikan air hujan. Namun, pilar ini menggunakan batu andesit rata mesin yang disusun sejajar (batu bata). Tampilan pilar ini tampak minimalis karena memainkan sudut atau alur presisi yang biasa diterapkan pada rumah minimalis. Agar tampilannya lebih alami, pemiliki bangunan sengaja tidak meng-coating batu andesit.

Menyerupai Nat Plesteran

gapura batu alam
pilar batu alam – menyerupai nat plesteran

Rumah minimalis identic dengan permainan nat dan sudut presisi. Proses pembuatan nat dan sudut sulit, sehingga butuh tukang yang berpengalaman. Oleh karena itu, dalam membuatnya gunakan batu alam yang mudah dalam pengerjaannya. Namun, biasanya hal tersebut membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal meskipun hasil yang ditampilkan terlihat artistik. Di pasaran tersedia batu alam dengan berbagai ukuran potong dan finishing yang menarik.

Beradaptasi dengan Lingkungan

gapura batu alam
pilar batu alam – beradaptasi dengan lingkungan

Jika dicermati, pemilihan batu palimanan pada pilar mengikuti warna dari cat dan lingkungan atau taman yang sebagian menggunakan warna soft. Batu palimanan termasuk batu yang paling banyak peminatnya karena bisa berpadu dalam berbagai gaya rumah, termasuk rumah bergaya tropis. Agar tampilan pilar tidak monoton dan kaku, pemilik rumah menempatkan beberapa tanaman di depan kiri dan bagian dalam pilar sebelah kanan. Oleh karena mudah ditumbuhi lumut, sebaiknya batu palimanan di-coating doff atau glossy.

Sekokoh Pilar Kerajaan

gapura batu alam
pilar batu alam – sekokoh pilar kerajaan

Pilar berbentuk persegi panjang ini bermaterial batu andesit dan candi. Warna hitam dan bentuk yang tinggi menjulang membuat pilar di depan rumah ini terkesan lebih kokoh. Pilihannya adalah jenis batu andesit dan templek yang di-finishing rata halus. Meski terlihat monoton karena berwarna hitam dan tidak bermotif, tetapi pilar ini tetap menunjukkan kesan elegan dan mewah.

– Gapura Batu Alam –

Gapura merupakan elemen pertama yang akan dilihat orang ketika memasuki rumah. Oleh karena itu, gapura mencerminkan identitas penghuninya, bersalah dari Jawa, Bali, Sumatera, atau daerah lain.

Model gapura paling sederhana biasanya dibentuk dari dua tiang di kedua sisi jalan. Jika jalannya sempit, kedua tiang tersebut dihubungkan dengan palang atau balok membentuk portal. Itu melambangkan pintu masuk. Agar berkesan monumental, bagian tiang dari gapura diperbesar ukurannya, dan dilengkapi dengan batu alam, hiasan gambar, tulisan, ukiran, lampu hias, tanaman hias, dan patung atau sculpture. Tiang yang dirancang dan dibangun bisa berupa tugu, dinding, ataupun penyederhanaan dari bentuk rumah, lengkap dengan bagian atapnya.

Tradisional tetapi Formal

gapura batu alam
gapura batu alam – tradisional tetapi formal

Walaupun berkesan tradisional, gapura ini tidak meninggalkan kesan formal. Itu terlihat dari bentuk atap limasan yang banyak digunakan di Jawa. Kolom gapura di-finishing batu templek yang disusun sirih dan dicat hitam. Pintu ukir Jepara turut menjadi kekuatan tradisional pada gapura.

Lumut Tak Selamanya Buruk

gapura batu alam
gapura batu alam – lumut tak selamanya buruk

Gapura ini dibuat untuk penghuni yang ingin kesan natural pada tampilan rumah atau bangunan yang ditinggalinya. Kesan itu dibuat berbeda dengan model gapura berbentuk seperti gerbang batu candi kuno atau benteng kerajaan. Gapura ini dihias dengan menggunakan batu andesit berwarna abu-abu kehitaman.

Lumut yang tumbuh di nat antar batu candi semakin menambah keindahan gapura ini, sehingga terkesan natural dan antik layaknya candi-candi peninggalan kerajaan tempo dulu. Sebagai ornament, diberi tambahan dua buah patung Dwarapala di sisi kiri dan kanan yang dibuat seolah-olah penjaga bangunan.

Tak Terawat Lebih Natural

gapura batu alam
gapura batu alam – tak terawat lebih natural

Gapura ini diciptakan agar terkesan natural. Kealamiannya muncul dari penggunaan batu paras kebumen yang dipasang secara acak dan dibiarkan tak terawat hingga ditumbuhi oleh lumut. Di depan gapura juga terdapat bangunan kecil berbentuk persegi seperti sebuah bangku berlapiskan batu jampang kuning yang memberi kesan kokoh dan mengagumkan. Gapura ini tampak sederhana dan sangat natural, sehingga akan lebih cocok apabila digunakan untuk taman-taman atau tempat wisata dibandingkan untuk sebuah rumah.

Gapura “Ndeso” di Kota

gapura batu alam
gapura batu alam – gapura ndeso di kota

Pemilik rumah menginginkan gapura yang benar-benar memiliki kesan “ndeso” agar seolah-olah berada di pinggiran pedesaan. Nuansa itu tampak dari penggunaan beberapa rumbia sebagai atap, sehingga terlihat seperti gubuk-gubuk di area persawahan. Selain itu, penggunaan batu templek susun bata dan pintu kayu juga semakin menguatkan kesan tradisional pada gapura ini. Jenis gapura “ndeso” ini cocok untuk ditempatkan dimanapun, baik di daerah pedesaan maupun perkotaan, tergantung bagaimana konsep bangunan di belakangnya.

Susun Sirih Warna-warni

gapura batu alam
gapura batu alam – susun sirih warna warni

Gapura yang satu ini mengadopsi konsep dari Timur Tengah. Hal ini dapat terlihat dari relief yang terdapat pada dinding atas gapura. Adanya batu alam yang disusun sirih dan dicat dengan warna oranye dan cokelat memberikan kesan yang religious. Tak heran jika gapura yang terletak di jalan ini terlihat megah dan kokoh. Warna natural dari batuan susun sirih juga semakin menambah kesan elegan dari gapura ini.

 

Baca juga :

Ragam Batu Alam Berdasarkan Proses Pembentukannya

Inspirasi Desain Rumah Batu Alam Khas Eropa

Finishing Batu Alam & Permasalahan Seputar Batu Alam

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *