Tips & Trik Pemasangan Batu Marmer Pada Dinding

Tips & Trik Pemasangan Batu Marmer Pada Dinding –  Tren “back to nature” yang berkembang di masyarakat, ternyata tidak hanya berhubungan dengan pola hidup yang berkaitan dengan makanan dan obat-obatan, juga termasuk tempat tinggal dan pemakaian material bangunan. Salah satunya adalah penggunaan material batu alam marmer dalam bentuk mozaik.

Mozaik batu alam terbuat dari pecahan batu marmer berbentuk pipih dan tidak beraturan. Ini berbeda dengan mozaik batu kerikil (pebble), yang dibuat dari batu utuh. Satu keping mozaik dibuat dengan cara menyusun pecahan batu satu persatu dengan benar dan hati-hati, sehingga menghasilkan bentuk yang sempurna.

pemasangan batu marmer
pemasangan batu marmer – pengaplikasian batu marmer pada dinding

Mozaik marmer dapat digunakan untuk melapisi dinding, kolam, dan lantai. Baik sebagai elemen fungsional (lantai teras, carport, area kolam, pelapis dinding dan pilar) atau hanya sekadar elemen dekoratif. Setiap kehadirannya mampu membuat suasana ruangan terkesan lebih sejuk dan alami. Salah satu faktor yang membuat batu marmer banyak diminati adalah memiliki warna yang khas. Beberapa jenis warna marmer yang umum dijumpai adalah merah, kuning, krem, dan abu-abu.

Faktor lain yang membuat marmer banyak diminati adalah permukaannya bisa halus dan mengkilap jika dipoles. Selain itu, batu alam ini juga memiliki sedikit pori. Hal ini menjadi nilai lebih karena membuat batu marmer tidak mudah terserang jamur, sehingga dapat diaplikasian pada bagian interior rumah maupun pada bagian eksterior rumah.

Karakteristik Batu Marmer

pemasangan batu marmer
pemasangan batu marmer – karakteristik batu marmer

Batu marmer termasuk ke dalam jenis batuan metamorf (meramorphic), yaitu batuan yang terbentuk karena perubahan tekanan dan suhu tinggi atau panas bumi. Batu marmer terbentuk dari batuan limestone yang mengkristal selama jutaan tahun. Batu ini memiliki corak yang beragam, sehingga banyak digunakan dalam dunia arsitektur.

Untuk karakteristiknya sendiri, batu marmer memiliki ciri khusus yang membedakan dengan jenis batu alam lainnya, di antaranya :

  1. Batu marmer mempunyai struktur batu yang kompak.
  2. Gugusan kristal yang ada di batu marmer relatif sama dengan tekstur halus sampai yang cenderung kasar.
  3. Pada umumnya batu marmer tersusun atas mineral kalsit dengan mineral minor lainnya seperti mika, klhorit, kuarsa, dan jenis sikat lainnya seperti graphit, hematit, dan juga limorit.
  4. Mempunyai nilai komersil yang bergantung pada warna dan tekstur batu.
  5. Batu marmer memiliki karakter fisik yang keras dan sedikit berpori.

Jenis dan Warna Batu Marmer

pemasangan batu marmer
pemasangan batu marmer – jenis dan warna batu marmer

batu ini digolongkan ke dalam 3 jenis, yaitu marmer local, Cina, dan luar. Selain itu, batu marmer ini dibedakan lagi kelasnya berdasarkan kualitas. Misal, marmer local kw 1, marmer local kw 2, dan marmer local kw 3. Begitu juga dengan marmer Cina dan luar. Sedangkan untuk warna, batu marmer hadir dalam berbagai macam warna seperti krem, cokelat muda dan tua, cokelat orange, putih keabuan, putih kekuningan, abu-abu, dan hitam.

Ukuran Batu Marmer

Di pasaran, ukuran yang biasa dijual adalah 10 cm x 20 cm, 10 cm x 30 cm, 10 cm x 40 cm, 20 cm x 40 cm, 40 cm x 40 cm, 40 cm x 40 cm, dan 60 cm x 60 cm. Namun, Anda juga bisa memiliki dengan ukuran khusus. Ketebalan batu marmer di pasaran biasanya adalah 1,5 – 2 cm untuk aplikasi di lantai atau dinding dan 3 cm jika dipalikasikan pada top table dapur atau meja makan.

Motif Batu Marmer

Hampir semua jenis batu marmer tidak dibuat bermotif, hanya polos. Hal ini dilakukan karena sengaja agar dapat menonjolkan keindahan seratnya.

Harga Batu Marmer

Harga batu marmer bervariasi, mulai dari Rp 360.000/m2 hingga mencapai jutaan rupiah. Untuk info harga batu marmer dan batu alam lainnya, Anda bisa klik disini!

Pengaplikasian Batu Marmer

pemasangan batu marmer
pemasangan batu marmer – pengaplikasian batu marmer pada top table

Karena sifatnya yang keras dan cenderung padat (berpori sedikit), batu marmer ini cocok untuk diaplikasikan pada bagian interior maupun eksterior rumah. Biasanya, karena harga batu marmer yang relatif mahal, orang lebih sering mengaplikasikannya pada interior rumah, khususnya pada plin dan lantai. Selain itu, batu marmer ini juga sering diaplikasikan pada top table di dapur atau alas meja.

Namun, batu marmer juga sering digunakan pada bagian eksterior rumah seperti pada pagar, dinding teras, pilar teras, lantai teras, bahkan lantai kolam renang. Jika Anda khawatir batu marmer akan ditumbuhi jamur, maka hal yang perlu dilakukan adalah melapisinya dengan cairan coating. Hal ini akan menghidarkan batu marmer terserang jamur.

Baca juga : 4 Langkah Coating Batu Alam yang Benar

Tips & Trik Pemasangan Batu Marmer

pemasangan batu marmer
pemasangan batu marmer – pengaplikasian batu marmer pada dinding

Pemasangan batu marmer tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena jika salah maka batu marmer akan pecah dan rusak. Untuk pemasangan batu marmer, disarankan menggunakan system kering. Berikut adalah langkah-langkah memasang batu marmer dengan system kering :

  • Persiapan alat dan bahan

Alat dan bahan pemasangan batu marmer harus disiapkan dengan lengkap sebelum memulai pengerjaan. Baik alat dan bahan untuk pemasangan batu maupun alat-alat keamaan selama pengerjaan. Safety first!

  • Pemeriksaan batu marmer

Kondisi batu marmer harus diperiksa dengan teliti, apakah batu benar-benar dalam kondisi sempurna untuk dipasang pada dinding atau tidak. Gunakanlah batu marmer yang memiliki kualitas baik tanpa ada cacat sedikit pun agar nantinya dinding terlihat indah dan juga tidak akan mudah pecah.

  • Pengecekan warna batu marmer

Batu marmer merupakan jenis batu yang memiliki beragam warna. Meskipun warnanya sama (misalnya: sama sama putih), belum tentu seluruh warna putih tersebut memiliki warna yang seragam. Pastikan semua warna batu marmer yang akan dipasang memiliki warna yang seragam agar terlihat menyatu sempurna.

  • Pengecekan tekstur batu marmer

Batu marmer terlihat indah karena memiliki permukaan dengan tekstur alamiah yang beragam. Namun, saat melakukan pemasangan batu marmer pada dinding  sebaiknya cek satu persatu tekstur dari batu marmer agar dinding batu marmer terlihat searah. Tipsnya adalah, gelar semua batu marmer pada satu tempat kemudian cocokan teksturnya satu persatu. Untuk batu marmer yang sudah dicocokan teksturnya, diberi kode satu persatu agar mudah membedakannya dengan batu yang lain.

  • Perataan dinding yang akan diaplikasikan batu marmer

Ketika akan mengaplikasikan batu marmer pada dinding, pastikanlah permukaan dinding dalam keadaan yang rata. Untuk itu, lakukan proses screeding pada dinding kemudian biarkan dahulu hingga benar-benar kering. Setelah permukaan dinding kering, baru lanjutkan ke langkah berikutnya.

  • Membuat pola pemasangan

Jika dinding sudah rata dan kering, maka langka selanjutnya adalah mulai membuat pola pemasangan pada dinding. Pola pemasangan harus disesuaikan dengan pola yang sudah dibuat saat melakukan pencocokan posisi marmer sebelumnya. Secara tradisional, langkah ini dapat dilakukan dengan menggambar pola menggunakan tali berkapur.

  • Memberi tanda pada dinding

Langkah selanjutnya adalah memberikan tanda pada lokasi yang akan dipasang paku, kawat, dan angkur. Pemberian tanda harus disesuaikan dengan pola yang sudah dibuat pada langkah sebelumnya.

  • Memasang paku, kawat, dan angkur

Jika tanda sudah siap, maka tinggal memasangkan paku, kawat, dan angkur pada dinding sesuai dengan letak tanda yang tersedia. Gunakan paku untuk memasang kawat, lalu pasangkan pangkur yang nantinya akan digunakan untuk setiap batu marmer.

  • Pemasangan batu marmer pada dinding

Langkah selanjutnya adalah pemasangan batu marmer pada dinding yang sudah disiapkan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat lubang pada setiap batu marmer. Lubang ini memiliki fungsi untuk mengaitkan batu marmer pada angkur yang sudah terpasang pada dinding agar dapat menahannya. Jika lubang sudah dibuat, yang perlu dilakukan selanjutnya adalah mengaitkan masing-masing marmer pada angkur yang terpasang di dinding sesuai dengan pola yang sudah ditetapkan. Tipsnya adalah, usahakan memasang batu marmer secara vertikal terlebih dahulu baru kemudian secara horizontal.

  • Pengisian Nat dan Finishing

Setelah semua batu marmer terpasang dengan sempurna maka langkah terakhir adalah melakukan pengisian nat pada celah di antara marmer. Biarkan hingga nat benar-benar kering baru setelah itu lakukan finishing sesuai dengan keinginan.

Pemasangan mozaik batu alam tidak terlalu sulit, sama seperti memasangan keramik biasa. Bagian celah atau rongga pada permukaan mozaik harus diisi dengan adukan semen putih. Fungsinya agar batu alam terikat satu sama lain, sehingga tidak akan mudah lepas.

Selanjutnya, rongga yang diisi semen dilap dengan kain yang lembab saat semen masih dalam keadaan basah. Ini dimaksudkan agar permukaan batu alam tidak terkesan datar, tetapi sedikit menonjol dan tampil lebih dinamis.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *